Altarilmupengetahuan’s Blog

Just another WordPress.com weblog

lanjutan pancasila pertemuan ke 4

rumusan kesatuan sila-sila pancasila sebagai suatu sistem dapat digambarkan sebagai berikut;

Pancasila terdiri dari sila-sila pancasila yang merupakan bagian mutlak dari pancasila. Setiap sila memiliki asas (asas peradaban) dan fungsi sendiri sendiri, namun demikian, pancasila dan bagian-bagian mutlaknya tersebut tidak merupakan bagian yang terpisah, tetapi dalam satu kesatuan yang sistematis dan dinamakan dengan majemuk tunggal.

Hakikat manusia yang monopluralis dapat di gambarkan sebagai berikut;

bahwa manusia memiliki unsur-unsur yaitu; ‘ susunan kodrat’ yang terdiri dari jasmani dan rokhani, ‘sifat kodrat’ yaitu sebagai individu dan makhluk sosial, ‘kedudukan kodrat’ yaitu sebagai pribadi berdiri sendiri dna sekaligus sebagai makhluk tuhan YME. kendatipun demikian hakikat manusia yang monopluralis dengan unsur-unsurnya ini tidak berdiri sendiri tetapi merupakan satu kesatuan yang bersifat organis dan harmonis.

Hakikat manusia yang monopluralis ini menjelma pada sila-sila pancasila. Maka pancasila dapat dikatakan juga memiliki satu kesatuan yang organis dengan sila-sila pancasila yang merupakan bagian mutlaknya.

Susunan pancasila yang berbentuk hierarkhis dan piramidal dapat digambarkan kesesuaiannya dengan negara sebagai berikut;

Hakikat manusia sebagai makhluk tuhan YME (sebagai sebab) (HAKIKAT SILA I DAN SILA II) yang membentuk persatuan mendirikan negara dan persatuan manusia dalam suatu wilayah disebut rakyat (HAKIKAT SILA III DAN SILA IV), yang ingin mewujudkan suatu tujuan bersama yaitu suatu keadilan dalam suatu persekutuan hidup masyarakat negara (keadilan sosial (HAKIKAT SILA V).

Pancasila sebagai nilai dasar fundamental bagi bangsa dan negara RI

dasar pemikiran filososfisnya adalah didasarkan pada pemikiran filsafat kenegaraan yang bertolak kepada adanya masyarakat hukum dalam suatu negara, dan kemudian sila-sila pancasila bisa mencerminkannya sebagai berikut; sila I merupakan kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk Tuhan, dan sila kedua merupakan perwujudan tujuan sila pertama,sila ketiga merupakan realisasi dari sila ke satu dan dua, sila keempat merupakan konsekuensi dari sila kesatu dua dan tiga,  sila kelima merupakan jaminan bagi sila yang diatasnya.

Lalu bagaimanakah nilai-nilai pancasila sebagai nilai fundamental negara;

sebagai dasar filsafat negara maka pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum dalam negara Indonesia.

Kita bisa melihatnya dalam empat pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945;sebagai berikut,

pokok pikiran pertama merupakan penjabaran sila ketiga.

pokok pikiran kedua merupakan penjabaran sila kelima

pokok pikiran ketiga merupakan penjabaran sila keempat

pokok pikiran keempat merupakan penjabaran sila pertama dan kedua.

pokok pikiran ini merupakan perwujudan dari sila-sila pancasila dan direalisasikan pada pasal-pasal UUD 1945. dan peraturan undang-undang lainnya.

Inti Isi sila-sila Pancasila

Sila pertama, mengandung nilai bahwa negara didirikan adalah sebagai pengejawantahan tujuan manusia sebagai makhluk Tuhan YME. Maka konsekuensinya segala yang berkaitan dengan penyelenggaraan kehidupan negara, harus dijiwai oleh sila pertama ini.

Sila kedua,mengandung nilai bahwa negara harus menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang beradab.

Sila ketiga, mengandung nilai bahwa negara mengatasi segala paham golongan, etnis, suku , ras , individu, dan agama. Karena negara sebagai penjelmaan sifat kodrat manusia monodualis yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.

Sila keempat, mengandung nilai demokrasi yang secara mutlak harus dilaksanakan dalam hidup negara.

Sila kelima, mengandung nilai keadilan yang merupakan tujuan negara sebagai tujuan hidup bersama. Keadilannya meliputi;

1. keadilan distributif , keadilan yang harus dipenuhi oleh negara terhadap wargany, menyangkut hajat hidup warganya demi kesejahteraan bersama.

2. Keadilan legal, kewajiban warga harus mentaati peraturan hukum dan UU yang berlaku

3. Keadilan komutatif, keadilan antar sesama warga negara yang harus bertimbal balik.


November 9, 2008 - Posted by | Uncategorized

1 Komentar »

  1. tolong link PDF nya bu wira…..

    Komentar oleh wayan | November 14, 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: